Showing posts with label paradigm. Show all posts
Showing posts with label paradigm. Show all posts

Mempunyai Atasan yang Seperti Ini Sangat Menjengkelkan Karyawan

Kriteria orang memang berbeda-beda baik orang biasa maupun orang yang paling pandai. Yang berpendidikan ataupun yang tidak terdidik. Seperti pada kasus Atasan yang mempunyai karakter yang menjengkelkan bagi karyawannya. Karena tidak merasa nyaman dibuatnya ketika dekat sama atasan seperti ini.

Tetapi dilain pihak karyawan juga enggan pergi bahkan keluar dari tempatnya ia bekerja. Jadi mau tidak mau, suka tidak suka nyatanya karyawan yang bersangkutan masih saja betah untuk bekerja disitu. Padahal dalam benak di dalam hatinya sangat risau yang berkecamuk.



Ada beberapa sifat dan kriteria yang sepertinya membuat jengkel pada bawahannya seperti dibawah ini..

#1. Plin-plan

Sangat sulit sekali untuk dipegang omongan dan prinsipnya dalam memberikan tugas kepada bawahannya. Karena sifat yang tidak konsistensi inilah terkadang karyawan enggan untuk mengerjakannya. Semua jadi serba salah dibuatnya

#2. Berbicara kotor

Ada pepatah mengatakan " buah jatuh tidak akan jauh dari pohonnya.."

Kelakuan dan ucapan yang selalu dilontarkan dari atasan lambat laun akan diikuti para karyawan juga di hari kelak. Mending kalau omonganya itu mengandung motivasi yang positif, akan jadi acuan bagi karyawannya. Tapi bagaimana jika yang diucapakannya itu dengan bahasa yang kasar dan agak sedikit mengandung pelecehan.

#3. Suka mengambil hak karyawan

Dalam masalah keuangan sering terjadi perselisihan yang diterima oleh karyawannya terkait masalah gaji dan hak-hak lainnya. Seperti cuti yang enggan dibayarkan kepada karyawannya, klaim pencairan saldo BPJS ketenagakerjaan yang selalu dibuat rumit. Ini juga yang membuat karyawan menjadi jengkel dibikinnya.

#4. Pilih kasih

Pada dasarnya setiap karyawan tidak mau dibeda-bedakan dengan karyawan lainnya. Tidak melihat dari tampang serta penampilannya. Namun ada saja bila menemukan dan melihat karyawan yang lebih dari pada itu mereka sepertinya sangat antusias. Jadi jika ada karayawan  yang lebih rendah levelnya, mereka bisa di anak tirikan.

Itulah gambaran singkat seorang Atasan yang mempunyai kepribadian negatif yang mungkin tidak disenangi oleh sebagian pihak. Karena karyawan juga ingin hidup bahagia dan sejahtera di lingkungan tempat kerjanya.
Share:

Hal Ini Akan Terjadi Ketika Kita Sukses dan Berhasil


Sobat worker yang budiman apakah Anda sudah mencapai kesuksesan pada saat ini, apakah mimpi yang selama ini sudah berhasil Anda raih ?? Terus bagaimana perasaan Anda, pasti senang tentunya dong...??!! Namun dibalik keberhasilan yang sobat capai pasti ada masalah baru yang akan timbul pada kehidupan sobat kedepannya.


Sepertinya dilema dalam hidup ini tidak pernah akan tuntas menyelimuti seseorang walaupun kita sudah berhasil dalam berusaha. Tidak ada jalan yang mulus didepan yang mesti dilalui dengan rasa sabar dan kuat. Karena baik menurut kita belum tentu baik untuk orang lain.




Melihat fakta dan logika dilapangan inilah yang akan terjadi dalam hidup seseorang ketika ia sedang jaya..


#1. Mendadak banyak orang mendekat

Sewaktu kita dalam hidup yang labil serta banyak kekurangan ditambah lagi dengan suara keluh kesah, tidak semua orang peduli dengan masalah yang sedang dihadapi kita. Tetapi anehnya ketika usaha  atau ketika kita mendapatkan keberuntungan mendadak teman yang tadinya menjauh pun  akan ikut nimbrung disaat kita sedang jaya dan berhasil


#2. Berbuat baik pada kita

Setelah orang tersebut berhasil mendekat biasanya ia akan berbuat baik pada kita meskipun dalam kesehariannya ia selalu cuek terhadap kita. Drama seperti ini sudah sering banyak terjadi dalam ruang lingkup dilingkungan kita, walaupun yang sebenarnya ada sisi kebohongan yang diucapkan dan dilakukannya demi melancarkan niat dalam hatinya. Tiada lain hanya untuk memanfaatkan dan mengharapkan pinjaman dari kita.


#3. Mencela dan buruk sangka pada kita

Seperti layaknya kaum artis yang sedang booming,  jika ada seorang yang berhasil dan sukses banyak orang dibelakang kita selalu membicarakan tentang apa yang sudah kita raih dan kita perjuangkan. Terkadang juga ada beberapa orang yang mencela dan buruk sangka kepada kita dengan apa yang kita dapatkan.


#4. Selalu memantau kehidupan kita (kepo)

Hampir sama pada poin diatas orang yang sedang trending mempunyai daya tarik tersendiri layaknya magnet, banyak sepasang mata selalu melihat kearah orang yang selalu jadi bahan pembicaraan. Kepo ingin tahu apa saja yang sering dilakukan sehingga ia bisa berhasil.


#5. Ikut senang

Dalam hal ini mungkin hanya orang terdekatlah yang ikut merasa senang seperti orang tua dan saudara kita.  dengan apa yang diraihnya selama ini mereka bisa sedikit bangga atas pencapaian serta kerja keras yang dilaluinya.


Orang sukses bukan hanya melulu tentang jabatan, diberikan promosi. Tetapi apapun yang kita rencanakan dan kita kembangkan, melangkah lebih maju itupun sebagian dari sukses.

Share:

Cara Bijak Menghadapi Rekan Kerja yang Iri Sama Kita

Bagi seorang karyawan yang telah mempunyai reputasi yang baik, dari segi sikap maupun dari prestasi yang ia dapatkan di tempat kerjanya. Merupakan satu hal yang istimewa untuk disandang oleh karyawan tersebut. Namun predikat yang ia miliki belum tentu berjalan mulus. Karena apa yang baik untuk karyawan berkualitas belum tentu baik di mata rekan kerjanya sendiri.

Seperti kata pepatah mengatakan " Semakin tinggi sebuah batang pohon, tentu pasti semakin kencang pula anginnya "

Artinya apa..??

Bila ada seseorang yang naik derajatnya entah itu dari segi karir atau kehidupan yang sukses, pasti ada juga pihak yang tidak senang dengan kehidupan orang yang bersangkutan. Rasa iri hati dan dengki akan timbul dalam benak mereka.

Begitu pun sama halnya dengan seorang karyawan yang dianggap lebih familiar di lingkungan kerja akan menjadi buah bibir yang selalu dibicarakan disetiap waktu seperti layaknya kaum artis di televisi.



Jika sobat telah memiliki Reputasi yang baik, tentu tak enak hati dengan sikap mereka yang selalu ingin tahu kepribadian sobat. Untuk itu dalam artikel ini mari kita bersama-sama belajar bagaimana caranya atau semestinya  menghadapi teman yang iri sama kita.

Mengatasi rekan kerja yang iri sama kita

#1. Lebih memperdalam ilmu dan skil

Selagi sikap dan perbuatan kita tidak melanggar apalagi mengganggu orang lain, tentu hal ini tidak menjadi masalah. Biarkan saja orang lain mau bilang apa saja, namun fokus kita hanyalah meningkatkan kualitas ilmu serta pengetahuan. Dengan kata lain biarkan " anjing mengonggong kafilah tetaplah berlalu "

#2. Jangan diambil hati

Apa yang mereka katakan sebaiknya jangan terlalu dihiraukan akan tetapi jangan disepelakan juga. Maksud saya, ketika mereka mengucapkan misalnya...

" Kalau memang bisa melakukan hal itu, kenapa tidak melakukan....."

Nah dari situ kita bisa memetik hikmah dari omongan mereka, yang menjadi sebuah ide untuk langkah selanjutnya yang lebih baik lagi di kemudian hari.

Intinya kalau ada ucapan dari mereka yang sedikit memberi inspirasi menurut sobat, maka hal itu jadikan sebagai masukkan atau pengarahan buat sobat untuk dikembangkan kearah berikutnya.

#3. Jangan ikut membenci lagi

Bagaimana pun juga mereka teman sobat satu perjuangan dan satu penderitaan. Pasti di dalam sebuah komunitas atau organisasi perkumpulan ada sedikit perselisihan. Alangkah bijaknya barangkali lebih baik sobat sebisa mungkin memberikan ilmu yang bermanfaat kepada mereka, serta sedikit apresiasi atas keberhasilan sobat.

Disamping ilmu sobat bertambah, nilai reputasi yang sobat punya pun akan terus melambung.


#4. Berterima kasihlah pada mereka

Semestinya sobat harus berterima kasih kepada mereka, karena dengan adanya reaksi dan argumen yang mereka katakan, tentu hal ini menjadi sebuah cambukkan untuk menghadapi kritikkan kepada sobat. Jadi sobat lebih tahu mana yang lebih baik dikerjakan, mana yang seharusnya jangan dilakukan.

Semua orang pasti punya kelebihan masing-masing, namun hal itu terkadang tidak disadari. Ia hanya melihat dan mengoreksi kesalahan orang lain, padahal sikap cara pada dirinya belum tentu juga benar. Seakan hanya dialah yang paling mengerti dalam setiap masalah.

Untuk sobat yang merasa mengalami kejadian yang saya uraikan diatas tadi, jangan patah semangat teruskan dan hadapi kenyataan yang ada pada saat ini, dengan kesabaran, keuletan serta kegigihan ditambah lagi dengan keikhlasan. Sudah jelas dunia ini sangat terasa indah karena adanya orang seperti sobat.
Share:

Waktu yang Selalu Dinanti-nantikan oleh Semua Karyawan

Salah satu keuntungan dari karyawan selain mendapatkan gaji yang rutin dalam setiap minggu atau bahkan setiap bulannya, karyawan juga mempunyai uang tambahan lain yang akan diberikan pada waktu-waktu tertentu dan momentum ini pula sering banyak karyawan yang selalu menanti-nantikannya.

Setiap tahun terdapat waktu yang membuat para karyawan jadi tersenyum karena akan mendapatkan sesuatu dari pihak perusahaannya. Dengan mendapatkan uang tambahan seorang karyawan pasti merasakan kesenangan karena lantaran ada pemasukan lain selain gaji yang setiap setengah atau satu bulan diterimanya.

Gambar_blog.jobindonesia.com


Berikut ini momen yang selalu dinanti-nantikan oleh seluruh karyawan diantaranya ialah...

#1. Long weekend/libur panjang

Hal pertama seorang karyawan akan merasa senang bila dalam satu bulan ada beberapa tanggal merah yang mana dalam tanggal tersebut berhimpitan dengan hari libur seperti biasanya, seperti umpamanya pas tanggal merahnya jatuh pada hari jum'at atau juga hari sabtu. Tentu membuat karyawan menjadi bersemangat sekaligus bahagia nanti bisa liburan panjang setelah seminggu lamanya bekerja.

#2. Ketika bulan puasa tiba dapat THR

Kalau saya melihat dan mendengar apa yang dikatakan teman saya yang sesama rekan kerja, mereka sepertinya sangat senang sekali dengan datangnya bulan puasa. Tetapi bukan berarti ia akan melaksanakan puasa saum, mereka senang sebab lantaran ada yang ditunggu-tunggu setelah akhir bulan ramadhan itu, yakni akan mendapatkan tunjangan hari raya atau THR. Padahal jika saya perhatikan, ketika bulan puasa tiba mereka jarang yang mengerjakan puasa.

#3. Tahun Baru

Seperti layaknya pesta yang harus dilakukan oleh masyarakat kebanyakan. Fenomena yang setiap akhir atau menyambut tahun baru dari sudut kota sampai kepelosok desa masyarakat sangat antusias dalam merayakan tahun baru, begitu pun sama halnya dengan karyawan. Selain dapat berkumpul dengan teman bahkan sanak saudaranya, mereka juga senang dikarenakan setelah tahun baru usai, bagi seorang karyawan akan mendapatkan kenaikan gaji UMR setiap tahunnya.

#4 mendapatkan saldo jaminan hari tua ( BPJS/ketenagakerjaan )

Bagi seorang karyawan yang mengikuti program jamsostek yang sekarang ini diganti dengan BPJS/ketenagakerjaan. Pasti disetiap tahunnya akan menerima informasi laporan rincian iuran terkait tabungan jangka panjang yaitu saldo jaminan hari tua, yang sekarang ini bertransformasi menjadi layanan online yang segala sesuatunya bisa menggunakan smart phone.

Semua karyawan sudah jelas akan menikmati waktu yang selalu ditunggunya bila saatnya sudah tiba entah cepat atau lambat. Sebaiknya gunakan momen itu sebaik mungkin dengan melakukan hal-hal produktif dan kreatif agar selalu menjadi karyawan  penuh inspiratif.
Share:

Mengatasi Rasa Bosan Ketika Sedang Bekerja

Rasa bosan bisa menghinggap ke siapa saja baik di lingkungan kerja maupun diluar lingkungan pekerjaan. Sifat manusia yang satu ini memang semestinya harus diminimalisir dari mindset dalam diri kita. Karena bila kita menuruti kekurangan serta kepuasan tentu tidak akan pernah ada habisnya.

Ketika seorang pekerja atau karyawan menemui rasa bosan dan jenuh di tempat pekerjaan akan berdampak negatif pada kinerja yang seharusnya dikerjakan dengan semangat yang membara. Sifat malas, ogah-ogahan, acuh tak acuh akan mendera akibat timbulnya rasa bosan tadi.



Dalam artikel ini saya akan share pengalaman bilamana ketika saya bekerja timbul rasa kebosanan pada diri saya sendiri.

Mengatasi rasa bosan ketika sedang bekerja....

Pertama, saya berusaha bersyukur pada apa yang saya miliki dan saya punyai seperti halnya dalam bidang pekerjaan sperti yang saat ini saya kerjakan. Biarpun diluar sana banyak jenis profesi yang lebih baik dari pekerjaan saya, biarlah itu urusan mereka. Pekerjaan apapun sama ujung-ujungnya uang juga yang dicari.

Yang kedua, karena saya bersyukur berarti saya juga harus mencintai pekerjaaan saya ini. Dengan punya rasa cinta semua apapun akan menjadi indah untuk dikerjakan serta dinikmati. Tidak ada lagi rasa bosan yang menyerang dalam mindset benak saya, ketika sedang berjibaku dalam menghadapi rutinitas sehari-harinya.

Terus yang ketiga, kalau rasa bosan disaat sedang bekerja menghinggap dipikiranku, saya akan mencoba mencari hiburan atau relaksasi diluar pekerjaan saya. Seperti jalan-jalan bersama teman-teman, mendengarkan musik, atau bila perlu mendengarkan seorang motivator yang sedang berbicara, baik di televisi atau pun dimedia informasi lainnya.

Kalau yang keempat, kemungkinan saya juga mempunyai motivasi dalam diri pribadi yang semua itu akan tumbuh rasa semangat dalam jiwa saya untuk mencapai apa yang saya impikan dan saya targetkan dalam rencana saya nanti.

Sedangkan yang kelima, saya menganggap dalam lingkungan kerja ini seperti dalam lingkungan keluarga sendiri, yang mana satu diantara lainnya harus saling tolong menolong dan bantu-membantu kepada sesama rekan kerja. Sebisa mungkin kita harus bisa mencegah konflik yang mungkin bisa saja terjadi sewaktu-waktu.

Kejenuhan memang mesti kita atasi jangan sampai ia mendoktrin apalagi merubah seseorang yang negatif dalam hidupnya. Kuatkan tekad dan niat untuk menghasilkan manfaat.

Dengan menerapkan mindset seperti yang saya uraikan di atas Insya Allah rasa bosan yang menyelinap dalam diri kita akan bisa diminimalisirkan. Sehingga apapun jenis pekerjaan yang kita miliki pada sekarang ini. Tidak lagi menjadi sebuah beban yang ada hanya bonus kebahagiaan.







Share:

Kelebihan Jika Menjadi Seorang Karyawan


Menjadi seorang karyawan pada suatu perusahaan memang tidak seindah seperti mempunyai bisnis sendiri pada umumnya. Karyawan akan selalu patuh akan prosedur yang diberikan atasannya demi menyematkan konsekuensinya sedangkan pebisnis atau profesi lainnya tidak akan terikat dengan apa yang ia perbuatnya.


Hal ini akan jadi pertimbangan bagi orang yang berprofesi menjadi karyawan ketika melihat orang lain yang lebih maju dalam hidupnya karena mempunyai status yang berbeda. Seakan dirinya lebih rendah dalam segi penghasilan. Padahal belum tentu juga orang yang bersangkutan punya penghasilan yang lebih baik dari karyawan.


Semua jenis profesi apapun itu pasti semua akan ada resiko yang selalu ditemui. Masing-masing sudah menerapkan prinsip yang diembannya. Profesi yang kita miliki juga ada sisi kelebihannya.


Beberapa poin dibawah ini akan menjelaskan apa saja kelebihan seorang karyawan itu...???


1. Mempunyai gaji tetap

Seorang karyawan tidak terlalu dipusingkan dalam urusan lain seperti biaya produksi, distribusi, atau bahkan masalah akuntasi. Mereka cuma datang pagi kerja penuh semangat pulang sore, dan nenunggu saat gajian yang selalu dinantikan.

Banyak orderan atau tidak gaji karyawan tetap akan datang tepat pada waktunya.

2. Memiliki dana pensiun


Ketika ingin memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan tersebut, seorang karyawan juga akan mendapatkan uang pesangon  pemberhentian dari perusahaannya. Yang mungkin bisa dijadikan modal di dalam berinvestasi kelak.

3. Disiplin waktu

Setiap perusahaan pasti mempunyai waktu yang konsisten di setiap harinya atau tiap minggunya. Mereka bekerja delapan jam sehari atau empat puluh jam dalam seminggu. Selepas pulang bekerja karyawan bisa menikmati waktu luangnya bersama orang tercinta tanpa harus memikirkan jadwal dan rencana yang mutlak di tempat kerjanya.

4. Mudah dalam mengajukan sesuatu

Jika seorang karyawan hendak membutuhkan sesuatu misalnya pinjaman uang di bank atau mengambil barang kreditan, seorang karyawan akan mudah diberi karena melihat data serta penghasilan di dalam selip gaji mereka.


Jenis pekerjaan apapun yang kita punya baiknya jangan selalu dikeluhkan, semua ada masa-masa sulitnya. Yang perlu diperbaiki mungkin kualitas dan keterampilan kita saja yang harus ditingkatkan.


Itulah kelebihan menjadi seorang karyawan yang mesti kita banggakan dan kita wajib disyukuri dalam meniti karir yang lebih baik lagi.
Share:

Sifat Seorang Karyawan yang Negatif Saat Bekerja





Mempunyai seorang karyawan yang baik dan berkualitas adalah idaman para atasan. Tetapi tidak semuanya di dalam sebuah perusahaan atau lingkungan kerja terdapat karyawan yang diharapkan oleh semua atasannya. Jangankan untuk menjadi kontributor untuk memajukan usahanya, terkadang dalam hal bekerja saja masih saja punya permasalahan.

Karyawan seperti ini pasti saja ada di setiap tempat walaupun tidak semuanya. Bahkan mungkin akan merugikan semua pihak kalangan terlebih lagi dari pihak pemegang perusahaan tersebut. Sifat negatif yang dimiliki seorang karyawan memang sangat tidak terpuji.


Terus sifat negatif seperti apa  yang dimaksud ??

1. Pemalas

Ini sifat alami yang pasti dimiliki manusia . niatnya mau bekerja tetapi kalau diperhatikan sikapnya , tidak ada giatnya di saat ia sedang bekerja. Sebentar-sebentar udahan seperti enggan melaksanakan pekerjaan tersebut. Padahal itu bagian dari rutinitasnya setiap hari.

Karyawan seperti ini memang membuat banyak orang agak sedikit menyebalkan. Ya kalau cuma satu orang, bagaimana kalau di dalam lingkungan kerja ada tiga orangan , sungguh sangat miris sekali bukan ?! Yang ada pekerjaan itu tidak akan pernah selesai-selesai dibuatnya.


2. Korupsi

Kalau saya pernah mendengar ada saja karyawan yang mempunyai jiwa korupnya seperti menyelewengkan barang yang seharusnya dikirimkan kepada pihak pemesan, memalsukan data dan struk demi mengelabui atasannya untuk bisa dikomersilkan.

Karyawan seperti ini tidak juga merugikan dirinya sendiri, akan tetapi pihak perusahaan pun akan turut terlibat karena kurangnya kredibilitas yang disebabkan ulah karyawan tersebut.

3. Terlambat kerja

Mungkin kalau sekali dua kali telat masuk kerja bisa saja tidak terlalu begitu dihiraukan. Tapi bagaimana kalau hal itu sering selalu dilakukan oleh beberapa karyawan ? Rasanya tidak enak juga ya dimata Rekan kerja apalagi oleh pengawas.

Yang pastinya mereka akan menegur atas ketidaksiplinan yang diperbuatnya. Bahkan ada beberapa rekan kerja kita yang mungkin iri terhadap keterlambatannya. Padahal disisi lain karyawan yang terlambat belum tentu ada faktor kesengajaan.

Sifat yang negatif pada diri karyawan memang tidak baik untuk kita  tiru apalagi merugikan pihak lain. Disamping dikhawatirkan menjadi kebiasaan, sifat negatif seseorang juga akan dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Walaupun bukan dari lingkungan tempat pekerjaan.

Saya sendiri bukanlah tipe karyawan yang baik apalagi berkualitas. Tetapi saya akan belajar untuk yang lebih baik lagi di masa depan. Dalam menggali ilmu yang lebih luas lagi menyangkut kreatifitas hidup saya.

Semoga di lingkungan kerja sobat tidak ada karyawan yang mempunyai sifat negatif, seperti yang saya dengar dan saya lihat selama ini.
Share:

Ketika Melihat Penghasilan Orang Lain Lebih Besar dari Kita



Pernahkah Sobat melihat ada teman atau tetangga sobat, yang penghasilannya melebihi dari pada penghasilan sobat itu sendiri? Terus bagaimana kiranya reaksi sobat setelah menyaksikan mereka lebih unggul derajatnya dibandingkan dengan sobat, apakah dalam hati sobat timbul rasa iri yang menggoda atau punya pandangan hal yang negatif yang berkecamuk dalam relung sanubari sobat??


"Ah..Saya rasa mungkin kedua-duanya.."

Punya penghasilan lebih lumayan memang sangat menyenangkan, semua orang pasti jelas pada mau (termasuk saya juga). Karena apa yang kita butuhkan akan tercukupi dalam hidup ini. Selain itu juga orang akan menjadi lebih PD di dalam jiwa sosialnya.




Akan tetapi pernahkah sobat bertanya dalam diri sendiri, bagaimanakah caranya orang tersebut bisa mendapatkan penghasilannya lebih besar sedangkan kita tidak..? Apa kelebihannya sehingga ia mampu untuk menghasilkan yang lebih baik.


Dalam pandangan lain, seseorang yang punya penghasilan di atas Rata-rata ia juga punya segudang cerita di masa lalu yang banyak lika-liku di setiap perjuangannya dulu. Berupaya dengan gigih ,sabar dan telaten. Sehingga pada waktunya. Ia juga berhasil apa yang ia impikan selama ini.


Mempunyai penghasilan besar, berarti juga ia mempunyai modal besar kala ia sedang meraih harapannya.


Suatu contoh misalnya:


"..Seorang Dokter memeriksa pasiennya kurang lebih lima menit, terus memberikan Resep untuk mengambil obatnya. Dan pasien tersebut membayarkan sejumlah uang kepada dokter tersebut yang mungkin agak sedikit mahal dari biasanya..."


Bayangkan....!!


Hanya kurang lebih lima menit, duduk dan meriksa saja, dokter itu sudah mendapatkan uang..!!


Tapi tahukah sobat...??


Butuh waktu lama dokter tersebut untuk bisa tahu cara mengobati pasien yang bersangkutan.  Di masa-masa praktek atau PKL terdahulu. Dan tidak sedikit modal yang dikeluarkan pada saat itu ketika masih belajar.


Dikesempatan lain , seorang tekhnisi memperbaiki barang ekektronik yang rusak. Tidak waktu yang sedikit buat belajar memahami dan memperdalam serta menekuni ilmu tentang masalah tekhnologi yang dipelajarinya.


Jadi sangat wajar saja mereka mendapatkan hasil yang maksimal pada saat ini. Mengingat perjuangan dan pengorbanannya di masa lampau.


Jadi yang perlu ditekankan di sini ialah...


Kita harus belajar dari seseorang yang lebih maju dari  kita. Ambil pelajaran positifnya dari orang yang kita anggap lebih pandai dalam menunjang di bidang pekerjaannya. Bukan malah kita mencari sela untuk menjatuhkan orang lain.


Secara agama kita tidak boleh syirik dan iri sama orang lain, apa lagi kita merampas hak yang dimilikinya. Di sini saya hanya mencari kelebihan pada seseorang untuk menjadikan motivasi sebagai acuan yang bisa direkomendasikan pada diri kita.


Mencontoh kebaikan dan kepandaian orang lainkan  tidak salah, Buat dijadikan Inspirasi. Malah orang yang bersangkutan akan merasa lebih bangga karena ilmu yang ia punya dicontoh oleh banyak orang.


Jadi jika saya melihat orang atau teman sendiri yang penghasilannya lebih besar , saya akan melakukan hal yang saya uraikan di atas.


Bagaimana jika menurut sobat...???
Share:

Mau Tidak Mau Saya Harus Mensyukuri Pekerjaan Ini



Tidak terasa saya bekerja di sini (PT. SARI RASA) sudah lama juga. Lebih dari 10 tahun lamanya. Banyak hal yang saya alami dari yang pahit serta yang manis. Cuma lebih banyak pahitnya dari pada yang manisnya. Yang manisnya seperti bisa bercanda dengan karyawan perempuan, bahkan bisa dikatakan pernah menjalin hubungan dengan salah satu karyawan di tempat saya bekerja ini.




Di sisi lain, saya tidak nyaman karena selalu saja ada masalah. Baik itu dengan Atasan maupun dengan sesama Rekan kerja yang menyebalkan. Seperti berselisih mengenai pekerjaan atau pun sifat teman yang selalu mementingkan dirinya sendiri(Egois). 


Hal lain juga seringnya saya kena teguran dari pihak Atasan, karena menganggap kerjaan saya ini tidak bagus di mata mereka.


Walaupun banyak masalah yang saya hadapi di dalam lingkungan kerja ini. Prosedur yang tidak jelas, waktu istirahat yang tak tentu, Tapi Alkhamdulilah saya masih dapat bertahan hingga saat ini.


Faktor yang membuat saya bertahan di tempat kerja


Mungkin ada beberapa alasan kenapa saya masih betah kerja di sini diantaranya....


1. Niat kerja

Dahulu saya sebelum kerja di sini, saya bekerja sebagai serabutan. Terkadang pernah saya menjadi seorang pedagang asongan di sebuah terminal. Selepas itu saya merantau di jakarta guna untuk mencari pengalaman sekaligus mencari kerja.  


Singkat cerita saya pun diterima bekerja di sini yang sebelumnya pihak HRD meragukan untuk merekrut saya sebagai karyawan barunya. Saya sendiri pun sama punya argumentasi sendiri, bahwa saya bekerja di sini juga hanya untuk sementara waktu saja (pada kala itu).


Tetapi seiring waktu berjalan, saya pun masih saja betah di tempat kerja ini, yang dulu saya bilang cuma sementara doang. Yah karena peluang kerja yang saya cari belum juga ada titik terangnya. Sehingga saya lama kelamaan jadi terbenam juga dalam dunia kerja ini. sebenarnya di sisi lain juga saya memang ingin mencari kerja. Jadi dimana pun ada peluang atau kesempatan kerja ya saya harus mencoba untuk melamarnya.


2. Sulitnya lapangan pekerjaan

Baik dulu ataupun sekarang yang namanya mencari lowongan pekerjaan itu sangat sempit sekali di tambah dengan keahlian serta skill tertentu. Belum lagi dengan di lengkapi ijazah yang memadai. Sedangkan saya tidak punya syarat-syarat yang dibutuhkan oleh para interviewer . Itulah kenapa saya masih saja terpendam dalam lingkungan kerja yang penuh dramatis ini.


Kalau melihat dan membaca kabar dari media masa. Pada saat ini pengangguran masih banyak yang belum mendapatkan pekerjaan. Padahal tidak sedikit mereka yang mempunyai kepandaian serta pendidikan yang mendukung.


3. Ilmu yang kurang mumpuni

Saya sendiri tidak mempunyai keahlian apa-apa selain menjadi seorang pekerja. Jadi kalau saya berhenti dan pindah kerja bahkan berganti menjadi profesi lain, saya belum begitu berani ambil keputusan. Maka dari itu pada saat ini saya sedang mencari kesibukan lain di luar jam kerja. Seperti belajar hal-hal baru untuk memperdalam ilmu pengetahuan, untuk bekal di hari nanti.


Tempo hari saya pernah berjualan aksesoris wanita dan pulsa. Tapi karena waktu yang begitu minim, saya tidak melanjutkannya. Dan usaha itu saya serahkan kepada saudara saya untuk mengelolanya. Dalam pandangan lain saya juga akan berniat buat usaha lainnya kelak.


4. Takut jatuh

Kalau jatuh cinta sih mending..he.. Maksud saya adalah .. Perumpamaannya jika saya sedang naik tangga, saya ini sudah berpijak ke anak tangga yang ke sepuluh. Kalau mau naik ke tangga lainnya pasti mesti turun terlebih dahulu. Sama halnya dengan sebuah jenjang pekerjaan. Saya berarti ada di posisi kesepuluh. untuk beralih dan menjadi pengusaha lain. Otomatis saya mengulangi dari awal lagi, yaitu di titik angka Nol.




Jenis pekerjaan atau profesi apapun dalam dunia ini, pasti tidak akan berjalan mulus. Pasti suatu saat akan menghadapi kendala di depannya. Yang terpenting kita harus pandai bersyukur serta belajar dari segala apa yang pernah terjadi di dalam kehidupan yang sangat indah ini.


Seperti saya ini barangkali...

mau tidak mau saya harus mensyukuri pekerjaan ini...

Galeri:

 
 
 

Share:

Sifat Manusia yang Kerap Saya Temukan


Didalam kehidupan ini sering kali menemukan ragam sifat seseorang. Ada yang baik ada juga yang jahat. Banyak orang sifatnya peramah namun tidak sedikit pula orang yang pemarah.

Karakter orang memang berbeda-beda dari sudut pandang mereka .

Ada bebeberapa sifat negatif pada diri manusia diantara lainnya seperti...
Twitter.com


1. Serakah

Orang seperti ini hidupnya takkkan pernah merasakan puas. maunya lagi dan lagi. Walaupun segalanya sudah ada. Orang ini tetap  ingin mendapatkannya lagi. Mengambil hak-hak orang lain merampas segala yang ia inginkan.

2. Sombong

Merasa dirinya orang yang paling hebat, paling kaya, paling pintar dan paling kuat di dunia ini. Menganggap semua orang kecil di hadapannya. Ketahuilah.. Padahal di atas langit masih ada langit.

3. Licik

Ia pandai dalam membaca situasi kepada saingannya. Ia takkan bisa senang bila melihat orang lain bahagia. Berbagai cara dikerahkan hanya untuk menggapai tujuannya itu.

4. Pendusta

Kalau ia berbicara takkan pernah ada bukti. Selalu membual kepada semua orang. Ia Sangat pintar dalam membohongi siapapun.

5. Egois

Tak perduli dengan orang lain. Yang penting ia bisa senang dan mendapatkan sesuatu yang dia mau. Apa yang menjadi hajat hidupnya itulah tujuannya.


5. Malas

Hidupnya cuma begitu-begitu saja tidak mau untuk merubahnya yang lebih baik. Maunya serba instant dan ingin disuapin melulu tanpa harus berusaha sendiri.

Hal yang lain juga : Sifat negatif pada diri karyawan

Artikel saya ini mungkin curhatan saya saja, karena apa yang saya temukan dan saya lihat di lapangan realitanya memang seperi itu.

Bagaimana sobat pembaca apakah anda punya salah satu sifat di atas ..??

Saya sendiri mungkin hampir semua saya punyai. Tidak ada manusia yang hidup sempurna di alam muka bumi ini.


Selain sifat negatif  yang saya uraikan di atas, di lain sisi tentu pasti ada sifat positif yang bisa kita realisasikan. Saya yakin jelas semua pada tahu apa itu..??

1. Jujur

Hidup dengan modal kejujuran pasti sangat membahagiakan. Tidak pernah merasa gundah di sanubarinya. Tapi saya rasa mungkin hanya ada 2% saja orang yang ada di dunia semacam ini.

2. Dermawan

Walaupun tidak banyak uang dan harta, ia masih mau menyisihkan rizkinya kepada orang yang membutuhkannya. Baginya mendonasikan sebagian harta nerupakan sebuah kewajiban.


3. Rendah hati (low profile)

Sikap yang tidak congkak tapi penuh tawadu di berbagai aspek kehidupannya.

4. Ramah-tamah

Tidak pernah murka kepada siapa pun dimana saja ia berada. Selalu mau bertegur sapa. Murah senyum dan berbudi pekerti.
Share:

Kiat Agar Supaya Terhindar dari Segala Bentuk Penipuan


Kalau saya membaca dan mendengar berita, baik dari media masa atau media lainnya seperti televisi serta radio, sering banyak terjadi kasus penipuan. Yang tidak sedikit jumlahnya.

Banyak modus yang pelaku kerjakan untuk menjaring dan mengelabui korbannya. Baik wanita maupun pria. Baik di Rumah atau pun di luar Rumah. Ada yang menggunakan iming-iming barang yang sangat menakjubkan sebagai umpannya. Ada juga dengan mengobral janji manis mereka untuk menjerat tipu dayanya.

Kripto-media.com


Faktor apa yang menyebabkan orang tersebut mau jadi penipu...???


Entahlah...!

Yang saya tahu mungkin mereka ingin mendapatkan uang tanpa harus bersusah payah memeras keringat dan banting tulang.

Ia mengandalkan kepintarannya untuk hal-hal yang negatif tidak perduli dengan nasib orang lain. Ia menghalalkan berbagai macam cara demi meraih tujuannya itu.

Mereka tidak pernah takut yang namanya dosa. Bahkan mereka menganggap dosa  itu hanya dongeng belaka, seperti angin yang menghembus tanpa meninggalkan bekas.

Terus apa yang sebaiknya kita lakukan agar kita terhindar dari segala penipuan yang terus muncul dalam muka bumi ini....??


Tenang sobat...!!!


Terkesan aneh memang, walaupun sudah tertangkap, tapi masih saja ada bermunculan penipu lainnya. Seperti suatu musim yang sedang trending (kalau di dunia google).


Bagaimana caranya agar kita tidak menjadi korbannya..??


Para cheater (penipu) tentu ia paling pandai dari pada kita-kita orang , sebagai targetnya. Bagaimana tidak, mereka bisa membaca peluang dan kesempatan pada orang yang ditargetnya.


Misalnya nih...


Apa saja  biasanya yang diperlukan sang target?


Umpamanya hadiah....!


Nah di situ lah para cheater/penipu akan melancarkan hadiah sebagai peluruh senjatanya.


Padahalkan dalam pemberian tersebut ada harapan-harapan tersembunyi yang orang lain tidak pernah tahu

Untuk itu coba gunakan mindset seperti di bawah ini.....


1. Buang mental gratisan


Hari gini siapa juga yang tidak mau barang gratisan. Tentu Semua orang maulah tanpa harus mengeluarkan biaya.


Nah di sinilah banyak para publhiser serta kaum cheater/penipu yang memanfaatkan peluang yang dicari banyak orang khususnya masyarakat luas.

Memberikan barang atau hadiah yang gratisan adalah senjata yang pertama dan paling utama yang sering digunakan oleh mereka sebagai umpannya.

Dari itu ada baiknya mungkin sobat dan kita semua harus membuang mindset gratisan yang ada pada diri kita terlebih dahulu. Agar nanti tidak terjebak dalam hal yang tidak kita inginkan.

Jangan mentang-mentang ada gratisan lalu mau menerimanya begitu saja. Bahkan sangat serakah untuk memintanya lagi.


2. Bijak dalam menerima tawaran yang tak masuk akal


Pernah tidak sobat ada orang yang menawarkan atau ingin memberikan uang tanpa harus bersusah payah, tapi mendapatkan hasil yang maksimal.

Sungguh tak masuk akal sehat bukan. Kalau hanya mengandalkan keajaiban. Jadi waspadalah dengan semacam hal ini.

3. Teliti sebelum kata "Jadi(deal)"

Sebagai seorang promotor (orang yang melakukan promosi), ia pasti punya ilmu yang dibekalinya. Seperti memperlihatkan gambar yang indah serta seni berbicara untuk menggaet konsumennya.

Omongannya yang manis semanis air tebu yang diteteskan ke calon target. Bisa terlena dalam bujuk rayunya. Tak sedikit banyak juga yang terpedaya.

Sebelum transaksi berlanjut, ada baiknya mungkin harus mengetahui kredibilitasnya terlebih dahulu. Agar nanti tidak menyesal di kemudian hari.

Penipuan bukan saja hanya terjadi diluaran sana di dekat sekitar kita juga bisa jadi ada.

Mohon maaf bagi pihak yang tersinggung karena tulisan saya ini. Saya hanya mengingatkan bagi yang belum tahu, kejadian serupa jangan sampai terulang lagi.


Dan satu hal lagi...


Semoga para pelaku tidak membaca tulisan saya ini.


Karena apa...??


Pasti mereka akan mencari strategi lainnya untuk mencapai tujuan.


Jadi...


WASPADALAH.... WASPADALAH...
Share:

Tipe Rekan Kerja yang Menyebalkan


Baik lingkungan Rumah , sekolah atau di lingkungan lainnya seperti di tempat kerja. Ada saja teman yang selalu menjengkelkan.
Sifat teman yang satu ini memang amat mengganggu dalam sebuah aktivitas kita sehari-hari dalam bekerja. Di tegur selalu tidak pernah mengerti. Kalau dibiarin akan menghambat konsenterasi kita


Lantas sifat atau tipe seperti apa teman yang di maksud...??


1. Pemalas

Rekan kerja seperti ini pasti ada di di setiap lingkungan, terutama di lingkungan kerja. Karena walaupun kerjaan cuma hanya sedikit tidak begitu selesai-selesai di buatnya



m.spiegel.de


2. Iri hati (syirik)

Tidak rela sepertinya jika melihat teman kerjanya lebih baik dari pada dia. Sedangkan sendirinya tidak pernah punya prestasi sedikit pun. Selalu membanding-bandingkan dengan yang lain. Bisanya cuma ngomong di belakang.


3. Licik

Kerja semaunya sendiri tanpa  memikirkan teman yang lain. Inginnya kerja bagian yang ringannya saja. Kalau ada tugas yang berat baru diserahkan pada orang lain. Tugas sendiri inginnya dibantuin sedangkan sendiri enggan membantu temannya yang lain.


4. Penjilat

Sifat rekan kerja yang begini terlalu makan hati. Sering suka mengadu dan melaporkan kelemahan serta keburukan teman sendiri kepada atasan. Ingin selalu dipuji di depan majikannya agar terlihat bahwa dirinya saja yang paling benar.


Tidak nyaman sepertinya ada rekan kerja yang seperti ini. Di bikin jengkel dibuatnya. Mending kalau cuma satu orang coba kalau lebih dari itu.

Bagaimana sobat apakah di tempat anda ada rekan kerja yang menyebalkan...???
Share: